Skor dari CIMB Niaga

Berikan opini anda dan dorong bank anda untuk meningkatkan skor-nya. Kirim pesan ke bank anda!

Pengaruhi bank anda dengan menyampaikan pendapat Anda mengenai kebijakan investasi nya!

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Menurut CIMB Niaga

“CIMB Niaga terus mempertajam kebijakan dan strategi untuk mencapai tujuannya untuk menjadi "Menjadi Bank Berkelanjutan yang Terdepan". Kebijakan dan strategi ini terutama disusun berdasarkan prinsip 3P (Profit, People, Planet). Berdasarkan hal ini, CIMB tidak hanya bertanggung jawab untuk menciptakan keuntungan, tetapi juga ke planet, tempat di mana Perseroan melakukan kegiatan perdagangannya. CIMB Niaga juga bertanggung jawab kepada rakyat, baik di dalam atau di luar perusahaan. Orang-orang di perusahaan (karyawan dan keluarga mereka) memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan pengembangan bisnis CIMB Niaga. Mereka di luar perusahaan (masyarakat) dipengaruhi oleh bisnis CIMB Niaga. Mereka memainkan peran penting dalam pertumbuhan CIMB Niaga. Untuk alasan ini, CIMB Niaga memiliki komitmen untuk terus meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan dampak positif dari usahanya pada manusia dan planet ini (Laporan Keberlanjutan CIMB-Niaga Indonesia 2013).

 

 

Profil Perusahaan

Berdiri pada tahun 1955 sebagai Bank Niaga, CIMB-Niaga adalah bank berbadan hukum di Indonesia, dengan modal joint-venture yang didominasi CIMB Group yang berpusat di Malaysia. Modal inti CIMB-Niaga Indonesia adalah sebesar 26,56 triliun rupiah dan nilai aset sebesar 233,16 triliun rupiah) per April 2014. CIMB-Niaga berada di kategori BUKU 3 dengan modal inti antara 5 sampai 30 triliun rupiah dan merupakan bank terbesar dalam hal jumlah aset dari 15 bank yang ada di kategori ini. Jumlah rekening di CIMB-Niaga di Indonesia adalah sekitar 3 juta rekening. CIMB Group memiliki perwakilan di 9 dari 10 negara ASEAN dari berbagai negara lain seperti RRC, Taiwan, Hong Kong, Srilanka, Amerika Serikat, Australia dll, namun utamanya Bank CIMB-Niaga beroperasi di Indonesia.

Dalam hal penyaluran pinjaman berdasarkan sektor ekonomi, pinjaman paling besar diberikan CIMB-Niaga kepada sektor perdagangan, restoran, hotel dan administrasi sebesar 22,5% (38,17 triliun rupiah); manufaktur 17,4% (29,54 triliun rupiah); jasa usaha 16,5% (28 triliun rupiah); perumahan 13,3% (22, 47 triliun rupiah); pertanian 9,7% (16,50 triliun rupiah); konsumsi 7,5% (12,65 triliun rupiah); jasa pelayanan sosial 7,3% (12,28 triliun rupiah); pengangkutan, pergudangan, dan komunikasi 2,3% (3,86 triliun rupiah); pertambangan 2,1% (3,47 triliun rupiah); konstruksi 1,2% (1,97 triliun rupiah); serta listrik, gas dan air sebesar 0,2% (413,87 milyar rupiah).

 

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×