Skor dari Danamon

Berikan opini anda dan dorong bank anda untuk meningkatkan skor-nya. Kirim pesan ke bank anda!

Pengaruhi bank anda dengan menyampaikan pendapat Anda mengenai kebijakan investasi nya!

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Menurut Danamon

Prinsip-prinsip keberlanjutan diintegrasikan ke dalam kebijakan pemberian kredit dimana kami mengevaluasi peminjam-peminjam besar terhadap praktik-praktik sosial, lingkungan dan perburuhan mereka, apakah sudah sesuai dengan undang-undang perburuhan/ketenagakerjaan dan juga penilaian PROPER berhubungan dengan mitigasi lingkungan. Danamon juga konsisten mendanai kegiatan-kegiatan CSR Yayasan Danamon Peduli yang fokus pada revitalisasi pasar tradisional, bantuan bencana dan pelestarian ikon daerah”. (Henry Ho Hon Cheong, Direktur Utama, Laporan Keberlanjutan Danamon 2013)

 

Profil Perusahaan

Berdiri pada tahun 1956, Danamon adalah bank umum berbadan hukum Indonesia, dengan kepemilikan saham terbesar dimiliki oleh PT Asia Financial yang berpusat di Singapura. Modal inti Danamon adalah sebesar 28,76 triliun rupiah dan total aset senilai 195,70 triliun rupiah per Agustus 2014. Danamon berada di kategori BUKU 3 dengan modal inti antara 5 sampai 30 triliun rupiah, dan merupakan bank bermodal inti terbesar dari 15 bank yang ada di kategori ini.

Dalam hal penyaluran pinjaman berdasarkan sektor ekonomi, pinjaman paling besar diberikan Danamon kepada sektor perdagangan dan ritel yaitu sebesar 33, 21% (35,46 triliun rupiah); kredit rumah tangga 24,79% (26,47 triliun rupiah); manufaktur 17,19% (18,35 triliun rupiah); transportasi, pergudangan dan komunikasi 4,58% (4,88 triliun rupiah); perantara keuangan 4,33% (4,62 triliun rupiah); real-estate, jasa penjaminan dan perusahaan jasa 3,96% (4,22 triliun rupiah); lain-lain 2,91% (3,11 triliun rupiah); pertanian, perburuan dan kehutanan 2,77% (2,95 triliun rupiah); akomodasi dan pangan 1,98% (2,11 triliun rupiah); pertambangan dan penggalian 1,37% (1,46 triliun rupiah); Jasa sosial, seni, budaya, rekreasi dan jasa individual lainnya 1,24% (1,32 triliun rupiah); konstruksi 1,23% (1,310 triliun rupiah); kesehatan dan pelayanan sosial 0,21% (221,29 milyar rupiah); listrik, gas dan air 0,11% (114,61 milyar rupiah); perikanan 0,08% (82,40 milyar rupiah); layanan pendidikan 0,03% (36,84 milyar rupiah); administrasi pemerintahan, pertahanan dan keamanan sosial 0,001% (912 juta rupiah); dan terakhir layanan jasa rumah tangga sebesar 0,00% (3,24 milyar rupiah).

 

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×