Skor dari OCBC NISP

Berikan opini anda dan dorong bank anda untuk meningkatkan skor-nya. Kirim pesan ke bank anda!

Pengaruhi bank anda dengan menyampaikan pendapat Anda mengenai kebijakan investasi nya!

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Menurut OCBC NISP

OCBC-NISP adalah bank tertua keempat di Indonesia yang berdiri pada tahun 1941, dengan kepemilikan saham terbesar saat ini sebanyak 85% oleh Bank OCBC Singapura. OCBC-NISP adalah salah satu bam yang tidak memerlukan transfusi kapital dari pemerintah pasca krisis moneter akhir tahun 1990-an dan karena itu, pada tahun 2002-2010 bank ini pernah dimiliki oleh IFC (international Finance Corporation, bagian dari Bank Dunia). Modal inti OCBC-NISP adalah sebesar 14,07 triliun rupiah dan nilai aset sebesar 103,12 triliun rupiah per April 2015. OCBC-NISP berada di kategori BUKU 3 dengan modal inti antara 5 sampai 30 triliun rupiah dan merupakan bank bermodal inti terbesar kelima dari 15 bank yang ada di kategori ini. Jumlah nasabah OCBC-NISP di Indonesia adalah sekitar 1,6 juta nasabah.

Dalam hal penyaluran pinjaman berdasarkan sektor ekonomi, pinjaman paling besar diberikan OCBC-NISP kepada sektor perdagangan sebesar 26,87% (18,37 triliun rupiah); manufaktur 25,67% (17,54 triliun rupiah); jasa 21,08% (14,41 triliun rupiah); lain-lain 17,22% (11,77 triliun rupiah); pertanian dan pertambangan 7,19% (4,9 triliun rupiah); dan terakhir sektor konstruksi sebesar 1,97% (1,34 triliun rupiah).

 

Profil Perusahaan

OCBC-NISP adalah bank tertua keempat di Indonesia yang berdiri pada tahun 1941, dengan kepemilikan saham terbesar saat ini sebanyak 85% oleh Bank OCBC Singapura. Modal inti OCBC-NISP adalah sebesar 12,8 trilyun rupiah dan nilai asset sebesar 97,5trilyun rupiah. OCBC-NISP berada di kategori BUKU 3 dengan modal inti antara 5 sampai 30 trilyun rupiah, dan merupakan bank bermodal inti terbesar keempat dari 15 bank yang ada di kategori ini. Jumlah nasabah OCBC-NISP adalah sekitar 1,5jutaorang di Indonesia. Dalam hal penyaluran pinjaman berdasarkan sektor ekonomi, pinjaman paling besar diberikan OCBC-NISP kepada sektor 'lain-lain' sebanyak 47%, manufaktur sebesar 25%, jasa layanan usaha sebesar 22% dan pertanian sebesar 6%.

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×