Peran Perbankan Menuju Keuangan Inklusif di Indonesia

Peran Perbankan Menuju Keuangan Inklusif di Indonesia

Peningkatan layanan jasa keuangan formal yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh kelompok masyarakat menjadi sebuah keperluan yang mutlak bagi Indonesia. Melalui Rencana Jangka Menengah Nasional (2015-2019), kerangka pembangunan inklusif dan berkeadilan menyasar pada akses kelompok ekonomi lemah dan usaha mikro kecil terhadap layanan jasa keuangan formal. Dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), hal ini disentuh dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, yang meliputi: a) subsidi dan bantuan sosial, b) pemberdayaan masyarakat, dan c) pemberdayaan UMKM. Selain program KUR, pemerintah mewajibkan kontribusi perusahaan BUMN melalui program yang dikenal sebagai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan melalui UU No. 19 tahun 2003 tentang BUMN dan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/07/2015.

Penelitian ini secara khusus hendak mengetahui prinsip keuangan inklusif dilaksanakan dalam pemberian kredit usaha dan menggali lebih jauh dampak penerimaan kredit usaha yang diberikan oleh Bank BNI 46 terhadap pengembangan UMKM industri kreatif di Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Silakan unduh laporan lengkap di sini

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×