Skor dari CIMB Niaga

Berikan opini anda dan dorong bank anda untuk meningkatkan skor-nya. Kirim pesan ke bank anda!

Pengaruhi bank anda dengan menyampaikan pendapat Anda mengenai kebijakan investasi nya!

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Menurut CIMB Niaga

" Tahun 2017 yang penuh tantangan pada dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan, tidak menghentikan langkah CIMB Niaga untuk terus menjalankan komitmen mewujudkan keberlanjutan sebagai bentuk tanggung jawab dari Bank. CIMB Niaga bahkan terus memperluas cakupan penerima manfaat dari eksistensi Bank melalui praktik-praktik baik tata kelola keberlanjutan yang berdampak di dalam dan luar Bank mulai dari insan CIMB Niaga, pelanggan, masyarakat Indonesia hingga ASEAN.", Presiden Komisaris dan Presiden Direktur CIMB Niaga

Profil Perusahaan

Berdiri pada tahun 1955 sebagai Bank Niaga, CIMB-Niaga adalah bank berbadan hukum di Indonesia, dengan modal joint-venture yang didominasi CIMB Group yang berpusat di Malaysia. Pada akhir tahun 2017, CIMB Niaga merupakan bank terbesar ke-5 di Indonesia dengan nilai aset sebesar 266 triliun rupiah dan modal inti sebesar 35,53 triliun rupiah. CIMB termasuk kedalam bank BUKU 4 dengan modal inti minimum sebesar 30 triliun rupiah.

CIMB Niaga memiliki 542 kantor cabang yang terdiri dari kantor cabang konvensional, syariah dan unit mikro. Saat ini CIMB Niaga memiliki satu anak perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan otomotif yaitu PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF). PT CNAF merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia yang memiliki izin untuk melakukan tiga kegiatan usaha yaitu sewa guna (leasing), anjak piutang (factoring) dan pembiayaan konsumen.

Pada tahun 2017, CIMB Niaga mencatat pertumbuhan portofolio kredit sebesar 2.8% yang mencapai 185 triliun rupiah. Dari keseluruhan pinjaman yang disalurkan, terdapat tiga sektor utama yang paling banyak menerima pinjaman yaitu sektor sektor manufaktur sebesar 21.1% (39 triliun rupiah), sektor perdagangan, restoran, hotel dan administrasi sebesar 21% (38,8 triliun rupiah) dan sektor jasa bisnis sebesar 14.3% (26,5 triliun rupiah).

Komitmen CIMB Niaga dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan diwujudkan dengan menerapkan kebijakan kredit ramah lingkungan khususnya penyaluran kredit pada sektor industri berbasis manufaktur, perkebunan, pertambangan dan infrastruktur berskala besar. Sektor-sektor tersebut diwajibkan untuk menerapkan penilaian kinerja pengelolaan lingkungan yaitu PROPER yang dikeluarkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dimana suatu perusahaan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit jika mendapat peringkat ‘hitam’ dalam penilaian tersebut. Selain itu CIMB Niaga juga memiliki kebijakan untuk menangani hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk perusahaan berskala besar atau berisiko tinggi.

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×