Bagaimana skor Bank terhadap

Berikan opini anda dan dorong bank anda untuk meningkatkan skor-nya. Kirim pesan ke bank anda!

Pengaruhi bank anda dengan menyampaikan pendapat Anda mengenai kebijakan investasi nya!

Hasil penilaian pada tema Pembangkit Listrik

Sebanyak tujuh bank memperoleh nilai pada tema pembangkit listrik. HSBC memimpin dengan menduduki peringkat pertama dengan perolehan nilai 65 persen. Selanjutnya diikuti DBS dengan perolehan nilai 30 persen. Selanjutnya diikuti oleh BJB, BCA, BNI, BRI dan Bank Mandiri dengan perolehan nilai 5 persen. nilai tersebut diperoleh atas inisiatif dari bank-bank tersebut dalam mendukung pembiayaan untuk sektor energi berkelanjutan, sebagai contoh pembiayaan pada efisiensi energi, pengelolaan limbah masyarakat, ketersediaan air, dll. Sementara bank lainnya tidak memperoleh nilai karena ketiadaan informasi spesifik terkait kebijakan pembiayaan sektor pembangkit listrik pada dokumen yang dipublikasikan.

HSBC memiliki kebijakan sektor pembangkit listrik yang baik. Pada kebijakan internalnya, HSBC memiliki target yang terukur untuk meningkatkan pembiayaan pembangkit listrik yang terbarukan maupun pengurangan pembiayaan pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil. HSBC juga berkomitmen untuk tidak lagi memberikan pembiayaan pembangkit listrik yang bersumber dari tenaga uap (batu bara), energi nuklir, tenaga air skala besar. Sama halnya dengan DBS yang mulai berhenti memberikan pembiayaan untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap (batu bara) baru (greenfield) khususnya di negara OECD.

Terimakasih telah berbagi

Pesan anda telah terkirim

×